Selamat Datang di Website Puskesmas Seririt I

Rabu, 28 November 2012

Penanganan Asma Bronkiale



Asma adalah keadaan saluran nafas yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu, yang menyebabkan peradangan; penyempitan ini bersifat sementara.

PENATALAKSANAAN :

1. persetujuan medik
2. posisi 1/2duduk
3. Menegakkan diagnosis Asma Bronkiale antra lain :

  • Anamnese : Riwayat sesak nafas sebelumnya, Riwayat ektopik pada keluarga
  • Pemeriksaan : adanya mengi ekspirasi pada auskultasi

4. Berikan oksigen / O2 2 – 4 1/menit
5. Berikan bronkodilator antara lain :

  • Adrenalin 0,3 ml, bisa diulang tiap 15 menit maximal 3 kali
Indikasi : HT, tachyardi > 120 1/menit
Hati – hati : pada pendnerita penyakit jantung usia tua ( 40 tahun keatas).
  • Aminopillin : diberikan secara i.v pelan (± 15 menit) atau drip per infus. Dosis 5 – 6 mg/kg BB.
Dosis dewasa : 1 ampul (240 mg) diberikan tiap 6 jam.
Kontra indikasi : keadaan syok atau hipotensi.
  • OBH 2 tetes + NaCL 4 cct dengan Nebulizer.

6. Bila keadaan belum teratasi perlu dipertimbangkan :

  • Pemberian steroid antara lain : Dexamethason i.v 5 – 10 mg, Hidrocortison 100 – 200 mgg.
  • Pemberian Antibiotik, apabila curiga ada infeksi.

7. Berikan Hidrasi dengan infus D5 % atau NaCL 1 liter pada 2 jam pertama.
8. Bila ada Acidosis Respiratorik berikan Meylon (Bikarbonat Natrium) 1 ml / kg BB.
9. Penderita di MRS kan bila mengalami status Astmatikus atau keadaan umumnya jelek.
10. Bila perlu konsulatasi dengan spesialis paru

2 komentar:

  1. Terimakasih Infonya
    sangat bermanfaat..
    Perkenalkan saya mahasiswa Fakultas Kedokteran di UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA Yogyakarta
    :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali.
      Semoga Info dari kami dapat bermanfaat bagi kta semua

      Hapus